INILAH AKU
INILAH AKU
Mendengar kata unik dan
spesial bukanlah hal yang asing bagi kita. Dua kata tersebut terlihat sama
padahal memiliki arti yang berbeda, dimana ‘unik’ menurut KBBI
berarti lain daripada yang lain sedangkan ‘spesial’ menurut KBBI
berarti istimewa atau khusus. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia pasti
memiliki keunikan tersendiri baik yang disadari maupun tidak.
Pengertian dua kata
diatas hanyalah pembuka dari blog yang saya tulis ini. Disini saya akan sedikit
menceritakan mengapa saya bisa dikatakan unik dan spesial. Sebenarnya saya
sendiri pun kurang yakin apakah hal ini nantinya bisa dikatakan unik dan spesial
atau tidak oleh pembaca, karena hanya dilihat dari satu pandangan saja yaitu
berdasarkan pandangan saya sendiri.
Saya sebenarnya sama
seperti anak-anak muda umumnya yaitu suka bermain, bercanda, dan
bersenang-senang dengan teman-teman. Selain itu, sebagai anak laki-laki saya
juga sering membantu pekerjaan ibu di rumah seperti menyapu dan menjemur baju,
wajarlah sebagai seorang anak harusnya membantu pekerjaan orang tuanya. Lalu
apa yang membuat saya unik dan spesial?
Memanggil nenek dengan
sebutan ‘mamak’
Dari kecil saya sudah
ditinggal ibu merantau ke luar negeri pada usia yang terbilang masih sangat
kecil yaitu 14 bulan, dimana anak-anak pada umur segitu umumnya masih dalam
susuan ibunya. Walaupun banyak juga sih kasus anak-anak yang lebih kecil dan
lebih menyedihkan dari saya yang ditinggal orang tuanya. Tetapi bagi saya
ditinggal ibu pada usia 14 bulan merupakan hal yang istimewa bagi saya, karena
saya harus berhenti minum ASI dan diasuh kakek nenek pada usia segitu.
Dikarenakan dari kecil diasuh sama kakek nenek sampai-sampai saya memanggil
nenek saya dengan sebutan ‘mamak’, sama halnya ketika saya memanggil ibu
kandung saya sendiri hehe. Panggilan tersebut berlanjut sampai umur saya saat
ini yaitu 19 tahun hahaha.
Suka sarungan
Bagi sebagian orang
mungkin ada yang menganggap sarungan terus-menerus merupakan hal yang norak.
Tapi tidak dengan saya, saya justru sangat suka sarungan baik ketika di dalam
rumah maupun saat keluar rumah. Menurut saya, sarungan merupakan hal yang normal
dan biasa saja ketika dipakai setiap hari. Selain sebagai alat ibadah, sarung
sudah saya anggap seperti celana, karena di luar waktu sholat pun saya tetap
memakai sarung. Simpel dan mudah dipakai menjadi salah satu alasan saya suka
memakai sarung. Bahkan saya sendiri punya banyak sarung yang dalam beberapa
hari sekali saya sudah harus berganti sarung, karena memang saya setiap hari
pasti memakai sarung, kecuali saat bepergian di suatu acara tertentu, misal
saat kuliah atau saat bermain dengan teman di luar kota.
Di kalangan pesantren
mungkin menjadi hal yang biasa ketika melihat seseorang sarungan setiap hari
bahkan digunakan di luar waktu ibadah. Namun bagi saya sarungan setiap hari
adalah hal Istimewa yang saya lakukan, karena saya sendiri tidak tinggal di dalam
lingkungan pesantren, tetapi tinggal di tengah masyarakat biasa pada umumnya.
Mungkin dua hal
tersebutlah yang menurut saya bisa membuatku menjadi manusia yang unik dan
spesial versi saya sendiri. Tentunya masih banyak hal yang belum saya temukan
pada diri saya sendiri. Saya masih perlu waktu lagi untuk memahami dan menggali
yang ada pada diri saya sendiri. Intinya setiap manusia pasti punya keunikannya
masing-masing.Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa selalu mensyukuri apa
yang telah Tuhan berikan kepada kita. Bukankah Tuhan sudah
menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya?
Komentar
Posting Komentar