Bagaimana Kemiskinan di Kabupaten Purworejo ?
Bagaimana Kondisi Kemiskinan di Kabupaten Purworejo?
Sumber : https://atourin.com/destination/purworejo/alun-alun-purworejo
Berbicara tentang kemiskinan tentunya bukan hal yang asing di telinga kita. Khususnya kita sebagai mahasiswa statistik yang nantinya akan terjun langsung ke dalam ranah tersebut. Jika dilihat dari tujuan pertama SDGs yaitu “Tanpa Kemiskinan” tentunya mengentaskan dan mengurangi kemiskinan merupakan suatu kewajiban yang harus sama-sama kita selesaikan. Jadi selain peran pemerintah, kita sebagai masyarakat juga harus berperan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Sumber : BPS Kabupaten Purworejo (diolah)
Untuk Kabupaten Purworejo sendiri dalam hal kemiskinan tidak terlalu parah secara signifikan, walaupun sempat mengalami kenaikan kemiskinan pada masa-masa pandemi Covid-19. Jika dibandingkan dengan tingkat Provinsi Jawa Tengah, persentase kemiskinan Kabupaten Purworejo memang lebih tinggi. Hal ini dapat dilihat pada grafik di atas ini dimana persentase kemiskinan di Kabupaten Purworejo sempat mengalami naik-turun, khususnya pada tahun 2020-2021 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Akibatnya posisi Kabupaten Purworejo masuk ke dalam zona merah, dimana persentase kemiskinan pada tahun 2021 masih diatas persentase kemiskinan nasional sebesar 10,14% dan persentase kemiskinan Provinsi Jawa Tengah sebesar 11,79%.
Sumber : BPS Kabupaten Purworejo (diolah)
Pada diagram garis diatas juga dapat kita ketahui bahwa jumlah penduduk miskin di Kabupaten Purworejo menunjukkan tren menurun mulai dari tahun 2011 hingga 2023. Hal ini jelas menunjukkan keberhasilan sinergitas antara masnyarakat dan pemerintah Kabupaten Purworejo. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Purworejo, Ir Bambang Jati Asmara MT MA menuturkan bahwa untuk mensinergikan kebijakan dan penanggulangan kemiskinan telah ada Perda Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Purworejo.
“Diterapkan beberapa strategi yakni mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan pendapatan, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil, serta sinergi kebijakan dan program peanggulangan kemiskinan, selain itu perlu penguatan masyarakat yang mandiri dan berdaya dengan memberikan stimulan dan pendampingan berkelanjutan,” paparnya.
Oleh karena sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan pertama dari SDGs yaitu Mengakhiri Kemiskinan Dalam Segala Bentuk di Manapun.
Sumber :
https://ekalaya.satudata.purworejokab.go.id/jumlah-penduduk-miskin-di-kab-purworejo/
Komentar
Posting Komentar