Sanitasi : Bagaimana Kondisi Sanitasi di Kabupaten Purworejo?

 

Sanitasi : Bagaimana Kondisi Sanitasi di Kabupaten Purworejo?

Sumber : https://satudata.purworejokab.go.id/sdgs/6-akses-air-bersih-dan-sanitasi.htm

Mendengar “Sanitasi” mungkin kebanyakan orang akan berasumsi bahwa sanitasi berkaitan dengan pengelolaan air. Walaupun tidak sepenuhnya salah, hal tersebut mungkin menjadi sesuatu yang salah kaprah di sekitar kita. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sanitasi adalah usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan, terutama kesehatan masyarakat. Jadi sanitasi air tidak hanya mengenai pengelolaan air saja tetapi juga kesehatan masyarajat. Dengan kata lain, tidak sesimpel apa yang dibayangkan masyarakat pada umumnya.

Hal ini mengacu pada konsep yang digunakan metadata SDGs pada tahun 2019 khususnya tujuan ke-6 dari SDGs yaitu “ Menjamin Ketersediaan serta Pengelolaan Air Bersih dan Sanitasi yang Berkelanjutan untuk Semua” dimana rumah tangga dikatakan memiliki akses terhadap layanan sanitasi layak apabila rumah tangga memiliki tempat Buang Air Besar (BAB) yang digunakannsenduru atau bersama rumah tangga tertentu (terbatas) ataukun di MCK Komunal, menggunakan kloset leher angsa, dan tempat pembuangan akhir tinja di tangka septik atau IPAL atau bisa juga di lubang tanah jika wilayah tempat tinggalnya perdesaan.

Sumber : BPS Provinsi Jawa Tengah (diolah)

            Terus bagaimana kondisi sanitasi di Kabupaten Purworejo?. Dapat kita lihat pada diagram batang di atas bahwa Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses Terhadap Sanitasi Layak di Kabupaten Purworejo mengalami penurunan dari tahun 2015-2017 dan naik pada tahun 2018 sebesar 72,77% namun mengalami penurunan kembali yang cukup drastic pada tahun 2019 yaitu menjadi 66,75%, inerupakan persentase terendah selama tahun 2015-2019. Lain halnya dengan Provinsi Jawa Tengah dimana dari tahun 2017-2019 terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan

Sumber : BPS Provinsi Jawa Tengah (diolah)

              Berdasarkan grafik di atas dapat kita ketahui bahwa pada tahun 2019 Kabupaten Purworejo menempati urutan ke-8 dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah sebagai kabupaten dengan Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses Terhadap Sanitasi Layak. Hal menunjukkan bahwa ada beberapa kabupaten/kota yang juga mengalami penurunan pada tahun 2019, dikarenakan pada tahun 2018 Kabupaten Purworejo berada pada urutan ke-13 namun persentasenya lebih tinggi daripada tahun 2019.

Oleh karena itu, hal tersebut tentunya menjadi PR besar bagi pemerintah Kabupaten Purworejo untuk memperbaiki kelayakan sanitasi masyarakat. Selain itu kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dan kesehatan juga perlu digalakkan misal dengan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat. Intinya harus ada integrasi dan kerjasama antara pemerindah terkait dan masyarakatnya itu sendiri untuk bersama-sama mencapai tujuan ke-6 dari SDGs tersebut.

Sumber :

https://www.gramedia.com/literasi/sanitasi/

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTI3MiMy/persentase-rumah-tangga-yang-memiliki-akses-terhadap-layanan-sanitasi-layak-menurut-kelompok-pengeluaran.html

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Imigrasi dan Emigrasi di Provinsi Jawa Tengah

Tantangan Bonus Demografi dan Derajat Kesehatan di Kabupaten Purworejo

INILAH AKU